[PORTAL-ISLAM.ID] Banyak teman mencolek soal anggaran lem aibon dll alat tulis di Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, dengan nilai yang fantastis!
Ternyata Gubernur Anies Baswedan sudah mengingatkan sejak 23 Oktober 2019, seminggu sebelum rapat anggaran pembahasan KUA PPAS dihadapan semua Kepala SKPD UPD DKI. Anies menemui banyak kekeliruan dan itu langsung disampaikan oleh gubernur di hadapan semua SKPD.
"Ini namanya mempermalukan diri sendiri," kata Gubernur Anies mengingatkan draft APBD DKI yang nilainya tak wajar.
Jadi mata anggaran lem, bolpen dll alat tulis yang beredar itu sebetulnya adalah dokumen lama. Masih draft. Masih banyak salah. Yang tentunya akan dikoreksi apabila salah.
Baca Juga
- Investor LN Mundur dari Proyek ITF Sunter Garapan Anies Karena Pemerintah Pusat Menolak Menjadi Penjamin Pinjaman, Target Selesai 2022 Melayang
- Setelah 37 Tahun, Anies Resmikan GBI (Gereja Bethel Indonesia) Amanat Agung
- Korban Pelecehan Seksual di Lingkungan Pemprov DKI Apresiasi Langkah Cepat Anies Baswedan
Apalagi ini adalah saat pembahasan di DPRD yang tentunya akan membahas setiap detail mata anggaran. Itu juga mengapa pemerintah membangun mekanisme kontrol agar ada cek ricek dan ruang koreksi jika ada kesalahan.
(By Tatak Ujiyati)
[Video - Anies menyisir draft APBD]