[PORTAL-ISLAM] 15 tahun pasacapensiun dari dunia tinju, nama Mike Tyson tampaknya belum juga pudar. Masa-masa kejayaannya di atas ring terus dielu-elukan hingga kini.
Kisah hidupnya yang penuh liku juga banyak menginspirasi orang banyak, termasuk keputusannya memeluk Islam. Terkait dengan kabar tersebut, banyak sumber menyebutkan bahwa Tyson memeluk Islam ketika berada di dalam penjara. Cerita itu pula yang diyakini kebenarannya hingga saat ini.
Meski demikian, 'Si Leher Beton' mengklarifikasi bahwa berita yang kadung beredar itu sebagai sebuah kesalahan.
"Saya percaya apa yang saya percaya. Saya muslim saat ini. Itu (saya memeluk Islam ketika di penjara) cerita yang salah. Saya sudah menjadi Muslim sebelum masuk penjara," ujar Tyson saat diwawancarai Susi Pudjiastuti dalam acara 'Life Lesson from The Champs: Discussion and Q&A with Mike Tyson' di Mola TV, Jumat (2/10) malam.
Pada 26 Maret 1992, Tyson dinyatakan bersalah dan dihukum enam tahun penjara, meski dibebaskan bersyarat setelah menjalani hukuman tiga tahun. Hal itu setelah ia dinyatakan bersalah atas pemerkosaan terhadap seorang ratu kecantikan berusia 18 tahun.
Baca Juga
- Info terbaru AS sudah siapkan 6 pesawat pembom siluman B-2 untuk menargetkan fasilitas nuklir Iran
- Sarawak baru saja mengumumkan pendidikan tinggi gratis untuk semua warga Sarawak yang belajar di universitas
- Investor Korea resah, sudah terlanjur invest Triliunan Won di Indonesia kini terancam pasca UU TNI disahkan
Wikipedia menjelaskan bahwa Tyson memeluk Islam ketika berada di dalam penjara dan mengadopsi nama Muslim, Malik Abdul Aziz. Sementara, New York Times menyatakan Tyson memeluk Islam di penjara setelah berkenalan dengan seseorang bernama Muhammad Sideeq.
Ketika bebas pada 1995, Tyson keluar penjara dengan mengenakan kopiah putih menutupi kepalanya. Ia lantas menuju masjid di dekat penjara.
"Saya sangat bersyukur menjadi seorang Muslim. Allah tidak membutuhkan saya, tetapi saya yang membutuhkan Allah," kata Tyson ketika itu seperti dikutip Foxnews.
Sumber : Kumparan